oleh

15 Penjudi Sabung Ayam Diamankan Jajaran Polda Sumsel

-Kriminal-39 views

PALEMBANG|PencanangNews.co.id -Kepolisian Polda Sumatera Selatan mengerebek perjudian arena Sabung Ayam di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (3/6/2021) petang.

Tim gabungan dari Ditreskrimum dan Sat Brimob Polda Sumsel yang dipimpin langsung Dansat Brimob Kombes Pol Yudo Nugroho Sugianto SIK tersebut langsung mengamankan sejumlah pemain dan barang bukti.

Dengan senjata lengkap, tim gabungan harus melalui medan yang cukup sulit karena lokasi Sabung Ayam berada di pinggir sungai serta akses jalan yang sempit.

“Kita berhasil mengamankan 15 orang yang merupakan pemain Sabung Ayam dan kini masih dalam pemeriksaan ,” terang Yudo saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021)

Barang bukti yang diamankan yakni 20 ekor Ayam, 12 handphone, uang Rp 8.939.000, tujuh buah bola gelinding, 18 biji buah gaplek, pisau taji Ayam dan 46 unit sepeda motor.

Selain itu juga diamankan satu unit mobil yang diduga pemilik salah satu pemain Sabung Ayam. Polisi juga memasang police line dan merobohkan lalu membakar pondok tempat Sabung Ayam.

“Saat penggerebekan terjadi para tersangka berusaha melarikan diri ke Sungai tapi berhasil diantisipasi sehingga seluruhnya dapat diamankan tanpa adanya yang terluka,” kata Yudo.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM Jumat (04/06/2021) menyebutkan terus menghimbau masyarakat Sumsel untuk tidak melakukan berbagai macam tindak pidana perjudian ,Penyalah gunaan Narkoba serta Penyakit masyarakat lainnya yang mengakibatkan meningkatnya gangguan Kamtibmas,untuk itu Polda Sumsel tidak akan pernah surut membasmi Penyakit Masyarakat ucap
Kombes Pol Supriadi MM ia mengatakan, larangan berjudi bertujuan agar masyarakat mengetahui bahwa perjudian melanggar hukum dan berdampak kerugian jika terlibat perjudian.

“Selain itu kami menghimbau dan melarang perjudian,apapun bentuknya termasuk sabung ayam serta Penyakit masyarakat lainnya, supaya masyarakat mengetahui bahwa perjudian melanggar atau melawan  hukum dan ada sanksi pidana,” kata Kombes Pol Supriadi MM,

Dia menjelaskan, dengan larangan berjudi mengingatkan kepada masyarakat agar menjauhi perjudian,dan sanksi jika masyarakat terlibat kasus perjudian dengan ancaman atau dihukum 10 tahun.
“Diimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan segala macam bentuk perjudian yang berdampak mengganggu Keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat (gangguan kamtibmas),”tutupnya.(Ndre).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya