oleh

Cekcok Mulut, Rangga Tebas Tangan Ismail Hingga Nyaris Putus

-Kriminal-61 views

PALEMBANG|PencanangNews.co.id— Cekcok mulut, Rangga Saputra (29) warga Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus Palembang nekat membacok Muhammad Ismail (51) hingga nyaris tangan kanan korban hampir putus.

Akibatnya pelaku harus berurusan dengan anggota Polsek Gandus Palembang, pelaku diamankan dikediamannya tanpa adanya perlawanan, Sabtu (13/3/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Gandus, AKP Polin Eterna Agustinus Pakpahan mengatakan, bahwa pelaku terlibat aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korbannya mengalami luka bacok dilengan tangan kanan, luka sayat didada, luka bacok ditangan kiri.

“Atas laporan anak korban Diko Ismaulana (21) anggota kita melakukan penyelidikan dan penyidikan dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti satu buah senjata tajam (Sajam) jenis parang,” ujarnya, Ahad (14/3/2021)

Ia menjelaskan, bahwa peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada 28 Februari 2021 sekitar pukul 20.00 WIB pelapor (anak korban, red) mau membeli gas isi ulang 3 Kilogram (Kg) diwarung saudara Ripin yang tidak jauh dari rumah korban.

Waktu itu pelapor bertanya kepada tersangka tetapi dijawab tersangka dengan nada keras sehingga terjadi ribut mulut antara tersangka dengan pelapor dan terjadi perkelahian tangan kosong antara pelapor dengan tersangka.

“Setelah itu menurut keterangan pelapor ke anggota kita ia pulang kerumahnya memberitahu korban dan saar itu juga korban dan pelapor mendatangi tersangka yang masih berada didekat warung saudara Ripin, saat itu korban langsung memukul saudara Ripin,” katanya.

Lalu korban berlari kearah lapangan dan dikejar oleh tersangka yang sudah membawa sebilah Parang dan Zainal (DPO) juga membawa sebilah parang dan beberapa orang lainnya juga ikut mendekati.

Setelah dilapangan tersangka membacokkan sebilah Parangnya kearah tangan kanan korban sebanyak satu kali sehingg tangan kanan korban hampir putus dan Zainal juga membacokkan sebilah parangnya kearah korban, setelah membaco korban lalu tersangka langsung melarikan diri.

“Atas ulahnya pelaku kita ancam hukuman penjara sembilan tahun penjara, karena mengakibatkan korbannya mengalami luka berat, sedangkan para pelaku lainnnya masih dalam pengejaran anggota kita,” tutupnya.(Ndre)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya