oleh

Gegara Nyabu, Man Pesek Cari Mangsa di Jembatan Ogan

-Kriminal-22 views

PALEMBANG|PencanangNews.co id — Kecanduan Sabu , Hermanto alias Man Pesek (35) warga Jalan Kemas Rindu, Lorong Rawa-rawa, Kecamatan Kertapati Palembang ini nekat melakukan aksi penjambretan di atas Jembatan Ogan Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring Palembang, Sabtu (27/3/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.

Akibatnya pelaku harus ditindak tegas karena mencoba kabur dari anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang saat akan ditangkap pelaku yang saat itu berada di Jalan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Ahad (28/3/2021) sekitar pukul 14.30 WIB.

Wakasat Reskrim, Kompol Wahyu Maduransyah melalui Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah mengatakan, bahwa pelaku ditangkap atas laporan korban AN (16) yang diikuti penyerahan motor milik pelaku yang ditinggalkan pelaku.

“Dari laporan korban dan penyitaan motor pelaku yang ditinggalkan karena saat aksinya korban berteriak sehingga seketika warga berdatangan hingga membuat pelaku kabur,” ujarnya, Senin (29/3).

Namun apes bagi pelaku karena lorong yang dimasuki buntu hingga membuat pelaku ini meninggalkan motornya. “Untuk modus pelaku sendiri dari keterangannya dia mengikuti korbannya hingga Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku melakukan aksinya,” katanya.

Sedangkan satu pelaku lagi masih dalam pengejaran. “Pelaku ini melakukan aksinya tidak seorang diri melainkan bersama temannya yang saat ini sedang dilakukan pengejaran, untuk identitasnya sendiri sudah kita ketahui,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaku Hermanto mengaku aksi yang dilakukan demi untuk membeli narkoba. “Ponsel itu kami jual Rp 300 ribu dan langsung kami belikan narkoba,” bebernya.

Dalam aksi yang dilakukan ia menuturkan, bahwa sudah mengikuti korban dan sesampainya di TKP ia bersama temannya berboncengan mepepet korban dan mengambil ponsel korban yang berada di box motor.

“Saya yang melakukan eksekusi dan teman saya di motor saja, usai mendapatkan ponsel korban ini berteriak sehingga mengundang warga dan kami langsung kabur ke sebuah lorong,” jelasnya.

Namun ternyata lorong itu buntu sehingga ia dan temannya meninggalkan motor tersebut. “Kami tinggalkan motor itu di lorong itu dan kami kabur, saya tidak tahu teman saya kabur kemana tapi kalau saya ke rawa-rawa untuk menghindari kejaran warga,” aku dia.

Tapi usai kejadian ia ditangkap saat akan ke rumah kakaknya di daerah Kemang Agung. “Niatnya saya hendak ke rumah kakak saya tapi bertemu anggota yang membuat saya harus digiring ke Polrestabes Palembang,” tutupnya. (Ndre)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya