oleh

Gubernur Sumsel Buka Launching Aplikasi Simfonis

-Sumsel-34 views

PALEMBANG|PencanangNews.co.id-Launching aplikasi sistem informasi online IKM Sumatera Selatan (Simfonis) dan penyerahan bantuan mesin/peralatan yang di buka oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, yang di gelar di Griya Agung Sumsel, Selasa (17/11/2020).

Herman Deru mengatakan, setelah launching ini harus diisi dengan data yang jelas. Admin menginput informasi, sehingga pelaku usaha mengakses. Kalau ini tidak berkesimbungan ini akan terputus.

“Pikiran orang bicara industri kecil itu kecil. Padahal modalnya Kecil, dan industrinya skala kecil. Bukan barangnya kecil,” ujarnya.

Dia menungkapkan, saat ini ada 215 negara terpapar pandemi covid-19. Sehingga terjadi kontraksi ekonomi yang hebat. Sumsel bisa bertahan, karena ada pelaku IKM ini.

” Jika tidak ada IKM , ekonomi bisa seperti Singapura dan Inggris yang ekonominya terkontraksi hingga minus. “Kita bersyukur ekonomi di Sumsel tetap bisa bertahan ditengah pandemi,” bebernya.

Ibu Kepala Dinas Perindustrian Sumsel Ernila Rizar memberikan bantuan. Juga harus ada sinergisitas dengan Disnakertrans Sumsel agar pelaku usaha ini diberi pelatihan.

“Admin Simfonis harus terus mengupdate data data di aplikasi ini. Karena jika pelaku usaha tidak mengakses ini tidak ada gunanya. Pasang di koran, pasang baleho, pasang di radio, agar aplikasi ini digunakan pelaku usaha,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel Ernila Rizar menuturkan, aplikasi Simfonis adalah suatu aplikasi untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

“Adapun tentang informasi program pembangunan di Sumsel umumnya khususnya Dinas Perindustrian memberikan pelayanan yang diberikan UMKM/IKM dari pemerintahan Sumsel melalui Dinas Perindustrian antara lain perizinan bisa mendaftar secara online, fasilitasi HKI merek, desain kemasan, dan sertifikasi halal. Itu adalah Kebutuhan yang mendasar bagi IKM,” bebernya.

“Itu kita fasilitasi sertifikasi halal IKM, kita dampingi. Tahun ini ada kuota untuk sertifikasi dari Kementrian Perindustrian sebanyak 30 kuota dan Kemenag Sumsel 25 kuota. Itu kita dampingi,” bebernya.

Lanjutnya ” IKM unit usahanya sampai 65 ribu lebih. “Itu kita data komperensif, nama, jenis produk, gambar, sertifikasinya. Itu ada dalam database. Kalau sudah terdaftar di database bisa mengakses layanan layanan tadi melalui aplikasi Simfonis,” pungkasnya.(Ocha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya