oleh

LBH Bang Japar Siap Bela Masyarakat Kurang Mampu

PALEMBANG|PENCANANGNEWS.CO.ID-
Masih banyak masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, yang memandang bahwa layanan hukum itu syarat dengan sesuatu yang mahal, melelahkan, dan menakutkan. Masih banyak masyarakat yang memandang bahwa mereka tak dapat, atau tak tahu, menggunakan jasa pengacara ketika berhadapan dengan aparat hukum dalam.

Lembaga Advokasi Bantuan Hukum Bang Japar merupakan salah satunya yang khusus membantu masyarakat yang keadaannya kurang mampu.

Kehadiran Lembaga Advokasi Bantuan Hukum Bang Japar ini salah satunya untuk menepis anggapan masyarakat bahwa untuk menggunakan lembaga hukum haruslah mengeluarkan biaya yang mahal. Karena LBH Bang Japar hadir untuk bantuan hukum secara gratis. Bahkan bantuan hukum yang gratis ini juga dapat memberikan layanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat yang membutuhkan. Yang diperlukan disini hanyalah dedikasi yang tinggi pada kebenaran.

Maka dari itu, LBH Bang Japar dijadikan wadah yang dipakai dalam membela masyarakat yang membutuhkan. Terutama untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah, atau mereka yang tidak mempunyai resource pada saat sedang menghadapi masalah hukum.

Komandan Daerah (Komda) Sumsel Bang Japar Iskandar Sabani SE SH didampingi Ketua Lembaga Advokasi Hukum Bang Japar H Sumsel Idasril SE SH MM mengatakan, LBH Bang Japar lebih memprioritaskan membantu masyarakat kurang mampu. Karena itu merupakan bagian dari Ormas Bang Japar itu sendiri yang sifatnya Independen, Kamis (30/4/2020).

“LBH Bang Japar sendiri dibentuk khusus untuk membela masyarakat yang kurang mampu khususnya terkait masalah sosial kemasyarakatan, disini kita benar-benar berupaya memberikan bantuan hukum yang berkualitas. Bagi masyarakat yang ingin mengadu bisa datang langsung ke kantor kami di Jalan MP Mangku Negara tepatnya di depan Masjid Darussaid Kenten Palembang,” ujar pria yang akrab disapa Beni ini.(Hanny)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya