oleh

PERADI Pergerakan Lantik DPC Palembang dan Banyuasin Periode 2020-2023

PALEMBANG|PencanangNews.co.id-
PERADI Pergerakan Resmi Lantik DPC Palembang dan Muba Periode 2020-2023

Persaudaraan Penasihat Hukum Indonesia (Peradi Pergerakan) menggelar pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Palembang dan Musi Banyuasin (Muba) Raya masa bakti tahun 2020-2023, acara digelar di Hotel Swara Dwipa Palembang, Sabtu (05/12/2020).

Dikesempatan ini, Ketua Umum DPP Peradi Pergerakan, Sugeng Teguh Santoso SH mengatakan, bahwa ada beberapa hal yang penting buat organisasi advokat, pertama advokat itu ada bukan hanya untuk dirinya sendiri seperti mencari uang saja. Tetapi Advokat ada karena berasal dari masyarakat.

“Advokat ada untuk kepentingan masyarakat, dalam hal akses masyarakat mendapatkan keadilan. Diantaranya banyak masyarakat yang tidak mampu yang tidak bisa membela diri. Nah, inilah yang harus dibantu oleh komunitas advokat,” tegasnya.

Sugeng mengungkapkan, organisasi advokat jangan hanya bicara buat kepentingan anggotanya saja, tetapi harus berkontribusi kepada Negara dan Pemerintah, pihaknya memastikan akan mengawal dan menegakkan prinsip negara hukum.

“Jangan menjadi negara kekuasaan, main kuasa yang masyarakatnya ditindas. Akhirnya kita diam saja, peraturan-peraturan yang tidak berintikan keadilan kita juga harus ikut berkontribusi,” tutupnya.

Ketua DPC Palembang Peradi Pergerakan, Ricky MZ SH CPL usai dilantik mengatakan, acara pelantikan hari ini berjalan lancar dan sukses.

“Alhamdulillah, tadi kita baru dilantik untuk program awal kita langsung melakukan pembukaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dibuka simbolis langsung oleh ketua Umum DPP Peradi Pergerakan sekaligus memberikan materi-materi seperti kode etik profesi advokat,” ujar Ricky.

Dikatakan Ricky, untuk anggota DPC Palembang Peradi Pergerakan tercatat sekitar 20 orang. kebetulan tadi itu ada perubahan SK kemudian ada juga pihak-pihak diluar claime posisi terhadap pergantian sekretaris ada pergantian ketua bidang dan lain-lainnya.

“Kami berharap adanya Peradi pergerakan yang pertama pendidikan ke masyarakat kemudian hak-hak masyarakat jangan sampai terbengkalai. Artinya kalau ada yang mencari keadilan yang kurang mampu, kita juga berkewajiban memberikan bantuan hukum cuma-cuma bahkan gratis,” tutupnya. (Andre)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya