oleh

Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang Lengkapi Berkas Perkara Jamaah Umroh

-Kriminal-23 views

PALEMBANG|PencanangNews.co.id–Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polrestabes Palembang ,terus melengkapi berkas perkara kasus Penggelapan uang milik perusahaan yang merupakan dana pendaftaran jamaah Umroh sebesar Rp 1,8 Miliyar rupiah, yang dilakukan oleh tersangka berinisial SP, kepala biro PT Marco Tour and Travel cabang Palembang.

Hal itu di ungkapkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, melalui Kanit Pidsus AKP Iwan Gunawan, ketika di konfirmasi pada Rabu (10/6/2021).

“Setelah berkas perkara kasus tindak pidana Penggelapan ini lengkap, dalam waktu dekat ini tahap 1 akan segera kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada tambahan korban lain yang membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang, atas kasus Penggelapan yang dilakukan oleh tersangka.

Diberitakan sebelumnya, anggota kepolisian unit Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang, mengamankan kepala biro PT Marco Tour and Travel Cabang Palembang, berinisial SP lantaran menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 1, 8 Miliar.

Tertangkapnya pelaku atas laporan perusahaan yang menduga pelaku melakukan penggelapan uang. Pelaku diringkus saat berada di kantornya di Komplek Green Palem Residen Blok A di Jalan RA Abusamah, Kecamatan Sukarami Palembang, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data yang di himpun, bahwa pelaku melakukan penggelapan uang perusahaan dari bulan November 2018 hingga Maret 2020 lalu. Selama itu pelaku dari pengakuannya menggelapkan uang sekitar 1,8 Miliar dari perusahaan, yang merupakan dana dari 73 jamaah yang mendaftar Umroh ke pelaku tapi tidak diberangkatkan.

Untuk setiap jamaah tersebut, menyetorkan uang kepada pelaku sekitar Rp 40 juta per orang. Sejak berdiri 2018 lalu, ada jamaah yang diberangkatkan Umroh, dan juga ada yang tidak diberangkatkan.

Kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian unit Pidsus, terkait dugaan adanya pelaku lain hingga aliran dananya kemana, dan jika ada korban lainnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, menghimbau bagi jamaah yang merasa tertipu karena belum diberangkatkan hingga saat ini dengan menyetorkan uang ke pelaku agar segera melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Palembang. (Ndre)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya