oleh

Potongan Dana Desa Untuk Media Tidak Sesuai Juklak Dan Juknis

-Sumsel-21 views

MUARA ENIM|PENCANANGNEWS.CO.ID-Program pemerintah di zaman era presiden Jokowidodo adanya penggunaan anggaran yang sangat besar yang bertujuan untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat yaitu Dana desa yang di berikan ke masing masing desa seluruh Indonesia.13/05/20

Anggaran dana desa yang notaben nya banyak di gunakan pada proyek fisik,jalan sehingga masyarakat bisa ikut merasakan manpaat nya.

Di balik positip adanya Anggaran dana Desa di duga ada pihak yang memanfaatkan akan sehingga terkesan ambil kesempatan.

Anton(40)Toko pemuda muara enim,’Hal mengejutkan publik adanya pemotongan dana desa dengan modus pembayaran untuk media yang telah kerja sama dengan kepala desa,melalui ketua forum kades sekabupaten muara Enim yang di pasilitas dinas pemdes kabupaten muara Enim,”terang nya sambil wajah khawatir.

Masih kata Anton”kami atas nama masyarakat sangat lah keberatan adanya potongan dana desa yang menurut kami di luar visi misi mengenai tujuan utama adanya di salurkan dana desa,untuk ini kami berharap kepada pihak terkait agar melakukan penyelidikan adanya kebijakan yang di nilai janggal menurut kami,”pintanya anton

Hal senada di katakan kepala desa aktip yang ingin di rahasiakan guna menghindari interpensi dari pihak terkait,”di mana hanya membayar sedang kan koran yang di anggap kerjasama tidak pernah kami lihat apa lagi kami miliki,”terang nya.

Saat di konfirmasi kepada kepala dinas pemdes di wakili Baharudin(53)(Kabid) saat di konfirmasi beliau menghindar adanya kesamaan bahkan tidak mau di temui dan menyamoaikan kepada polpp yang sedang berjaga pada hari Selasa di saat wartawan pencanangNEWS.com ingin konfirmasi,menghadap kepala dinas saja,”usul nya.

Setelah meminta kepada penjaga saat itu polpp yg sedang berjaga untuk menghadap lagi,akhirnya di terima namun di luar dugaan Baharudin selaku perwakilan mitra pemerintah menyampaikan kepada awak media untuk menghadap kasi Ruslan(50),”terusnya.

Di saat yang sama Baharudin menyampaikan,”kami hanya pasilitator membantu pemindahan buku tabungan dari rekening desa ke rekening media yang berjumlah dua belas media yang bekerja sama,”cetus nya sambil nada tegang.

Lain dari itu Gak penggiat anti korupsi kabupaten muara Enim,”me mohon kepada pihak kepolisian dan kejaksaan untuk menindak lanjuti keluhan masyarakat tentang adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran UU no 20 THN 2001 tentang tindak pidana korupsi di duga di lakukan oleh oknum pejabat pemdes muara Enim dan perwakilan desa yang di lakukan secara terstruktur dan sistimatis.(Karel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya