oleh

Saat Sedang Beraksi, Pencuri Besi Ulir Masjid Sriwijaya Diamankan Polisi

-Kriminal-30 views

PALEMBANG|PencanangNews.co.id— Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang
Berhasil meringkus Juadi (29) warga Dusun Sri Kembang Kelurahan Bujang Batu Kabupaten Ogan ilir ini. Saat sedang melakukan pencuriannya

Ditangkap nya pelaku pada saat anggota sedang hunting rutin di kawasan Jakabaring, Rabu, (19/5/2021) sekitar pukul 18.30.

Pelaku diberi tindakan tegas oleh petugas dengan timah panas lantaran hendak kabur dan melawan pada saat akan diamankan

informasi yang dihimpun, aksi pencurian besi ulir sebanyak 30 potong senilai 200 juta dilakukan Adi tejadi pada, Rabu (19/5/2021), sekitar pukul 14.45, di masjid Sriwijaya yang terletak di jalan Gub. HA Bastari Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring, Palembang. Berawal diketahui oleh Yayasan Masjid Raya Sriwijaya, Zaenal (59), yang mendapatkan kabar dari warga mengatakan tersangka sedang melakukan aksi pencuriannya di TKP (tempat kejadian perkara).

Lalu, saat itu Zaenal pun mendatangi TKP, ternyata setelah di cek benar,atas kejadian itu Zaenal langsung melapor ke Polrestabes Palembang. Kebetulan saat bersamaan petugas Pidum dan Tekab 134, pimpinan Kanit Pidum AKP Robert Sihombing pun sedang melakukan hunting rutin,dan melihat pelaku sedang melakukan aksinya langsung diringkus

” Benar pelaku kita diamankan , saat petugas kita melakukan hunting rutin di kawasan Jakabaring. Mendapati pelaku sedang beraksi, anggota saya langsung menyergapnya (menangkap-red),” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes, Palembang, Kompol Tri Wahyudi , Kamis (20/5/2021).

Lanjut Tri, saat melakukan aksinya pelaku ini tak sendiri, melainkan bersama rekannya yang berhasil kabur.
karena hendak kabur dan melawan anggota pelaku terpaksa di lumpuhkan. Sedangkan rekannya KK (DPO), behasil kabur. Namun saya sarankan untuk menyerahkan diri saja,’ tegasnya.

Selain mengamankan pelaku, sambung Tri, anggotanya juga mengamankan barang bukti berupa, 30 potong besi ulir dengan berbagai macam ukuran, dan 1 unit bentor yang hendak digunakan untuk mengangkut barang hasil curian. ” atas ulahnya pelaku terancam pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun.

Sedangkan pelaku ketika ditemui di ruang piket reskrim mengakui perbuatannya. (Ndre)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya