oleh

Singung Tokoh NU, Istri Pejabat Minta Maaf

-Sumsel-47 views

MusiRawas|PencanangNews.co.id- Singung Tokoh NU di Media Sosial
Nyimas Atikawati (46) istri mantan Kabag Kesra Setda Kabupaten Musi Rawas, Yusran Amri meminta maaf kepada KH. Muhammad Zein Hidayatullah atau Mbah Dayat, Selasa (20/10/2020).

Dihadapan lebih kurang 200 orang kader dan simpatisan NU baik Banser, Pagar Nusa, GP Ansor dan Banom NU, Nyimas Atikawati tampak tertunduk malu.

Anda Mungkin Juga Menyukai
Ujaran Kebencian Berakhir Damai *Mbah Dayat Ikhlas Memaafkan Nyimas Atikawati
Inginkan Perubahan Warga BTS Ulu Cecar Satu Tekad Menangkan Ratna-Suwarti
Antusias Dukungan Terus Bertambah Tokoh Lintas Agama juga Merapat ke Ramah Berarti.

Hal ini tentu berbanding terbalik dengan cuitannya diakun facebook dimana dengan lantang dia berani menghina sesepuh NU.

Dalam pernyataan tertulis diatas materai ada empat poin permohonan maaf yang disampaikan Nyimas Atikawati.

Pertama, Nyimas Atikawati mengaku memang benar dia berkomentar di facebook dengan kata-kata tak pantas kepada beberapa kyai NU terkhusus kepada KH. Muhammad Zein Hidayatullah yang juga tokoh sesepuh NU Kabupaten Mura.

Poin kedua berbunyi dari lubuk hati paling dalam, dirinya mohon maaf yang setulus-tulusnya kepada KH M Zein Hidayatullah dan warga NU Kabupaten Mura.

Selanjutnya dia (Nyimas Atikawati, red) berjanji tak akan mengulangi perbuatannya dan terakhir bila dikemudian hari dirinya mengulangi perbuatan tersebut, dia siap menerima sanksi dan segala konsekuensinya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya mohon maaf kepada Mbah Dayat dan seluruh kader NU. Memang benar saya sendirilah yang berkomentar dimedsos (Facebook) dengan kata-kata tak pantas, sekali lagi saya mohon maaf. Surat pernyataan ini saya buat secara sadar tanpa paksaan dari pihak manapun,” tegasnya.

Sementara Mbah Dayat dengan ikhlas sempat memberi nasihat pada Nyimas Atikawati agar menjaga perilakunya sebagai anak kyai.

“Kamu itu anak kyai, jadi perilaku dan sopan santunmu harus dijaga. Kesalahanmu sudah Mbah maafkan,” Ujarnya. (Mahmud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya