oleh

Vaksin Perdana Covid-19 Anak Usai 12-18 Tahun Bertepatan Dengan Hari Anak Nasional

-Berita-0 views

PALEMBANG|SriwijayaTerkini.Co.Id- Vaksin Covid 19 untuk yang pertama kalinya untuk anak usia 12 sampai 18 tahun Bertepatan dengan hari anak nasional yang berlangsung di RSUP Dr Muhammad Hoesin, Sabtu (10/7/2021)

Tingginya minat masyarakat untuk divaksin hingga sempat terjadi keramaian, dengan sigap petugas untuk mengatur bagi anak yang untuk divaksin hingga terkendali

Menurut Sudarto selaku Ketua Panitia Vaksinasi untuk anak usia 12-18 tahun mengungkapkan bahwa antusiasnya sambutan masyarakat hingga terjadi penumpukan untuk itu pihaknya sudah mengantisipasi akan terjadi penumpukan sehingga dilakukan Pendaftaran secara online dengan jam yang sudah ditentukan, tapi disayangkan karena kebanyakan masyarakat datang lebih awal tidak sesuai dengan jam yang sudah ditentukan

“Sudah jelas saat pendaftaran online itu jam yang ditentukan sesuai dengan aplikasi itu, karena budaya masyarakat kita takut tidak dilayani sehingga mereka datang lebih awal makanya sempat terjadi penumpukan,”kata Sudarto

Sudarto Menegaskan bahwa karena sudah terlanjur masyarakat mengantre untuk divaksin jadi pihaknya mencari siasat dengan mengatur agar mereka patuh untuk menjaga jarak dan itu wajib untuk diikuti sehingga vaksin tetap berjalan secara kondusif

“Antisipasi kita harus mengatur masyarakat yang lagi mengantri untuk vaksinasi, mereka harus menuruti sesuai aturan kalau tidak vaksinasi akan dihentikan sementara dan dilakukan dihari berikutnya,”tegas Sudarto

Sementara Ketua Ikatan Doktor Anak Indonesia (IDAI) dr. Silvia mengungkapkan bahwa virus Corona bukan hanya terkena kepada orang dewasa tapi juga terhadap anak, Ahir-ahir ini terjadi peningkatan kasus terhadap anak.

“Ahir-ahir ini ada peningkatan tapi untuk angka pastinya itu ada didinas Kesehatan,”ungkap dokter Selvi

Ia juga menghimbau agar bagi Rumah Sakit yang melayani pasien covid-19 bagi anak untuk tidak digunakan bagi pasien yang dewasa

“Untuk perawatan bagi anak ini harus ada tempat khusus,jangan ketika tidak ada pasien nya dikasih kan kepada yang dewasa, ketika sipasien anak tempat nya Penuh itu yang kita khawatirkan,”tutupnya. (Ati)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya