oleh

Vaksin Pertama Jurnalis Muratara Sedikit Peminat

-Berita-67 views

MURATARA|PencanangNews.co.id-Pemerintah terus berupaya untuk menyelesaikan banyak permasalahan, terutama wabah penyakit virus corona yang melanda dunia, dalam upaya ini untuk mencegah penularan penyakit virus corona, pemerintah menyuntikan vaksin secara gratis kepada seluruh warga negara Indonesia

Sebelumnya pemerintah Kabupaten Muratara sudah melakukan suntik vaksin, seperti bupati dan wakil, serta para OPD dan juga anggota DPRD sudah melakukan vaksinasi untuk menjaga kekebalan tubuh dan membentuk anti bodi ,i Jumat. (12/03/2021) sekitar pukul 9:30 WIB

Pertama kali para Jurnalis di Muratara melakukan suntik vaksin namun hanya di ikuti sedikit para Jurnalis beberapa pekerja Media diMuratara yang lain belum melakukan vaksinasi, sementara vaksin ini penting untuk kesehatan dan kekebalan tubuh

Vaksinasi terhadap wartawan ini merupakan bagian dari program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Muratara.

Dari 23 orang yang terdaftar akan mengikuti, hanya ada 12 orang yang hadir guna mendapatkan vaksin covid-19. Ke dua 12 orang wartawan yang hadir mereka sejak pagi mendatangi Pukesmas Rupit.

Sebelum dilakukan vaksinasi, ke-12 orang wartawan terlebih dahulu dilakukan Skrining kesehatan.

Salah satu wartawan yakni MAJID ( 45) dari media Sinar Muratara menceritakan awal pertamanya akan dilakukan vaksinasi, ia meresa takut dan gugup tapi vaksin ini penting untuk kesehatan tubuh maka kita harus melakukannya, dan setelah divaksin dirinya bercerita tidak merasakan apa apa

“Sebelumny saya merasa takut dan khawatir Karena ini pengalaman pertama, tapi setelah divaksin saya sehat sehat saja ,” Jelas majid

Diterangkan ia, para peserta kemudian melakukan registrasi data dan skrining.
Pada saat skrining petugas akan memeriksa suhu tubuh dan tekanan darah.

Kemudian setelah data tersebut dicatat, petugas mulai menanyakan beberapa pertanyaan terkait riwayat kesehatan.

Pertanyaan tersebut di antaranya apakah pernah batuk, demam, atau sesak napas dalam tiga hari terakhir? Apakah pernah punya riwayat kontak erat dengan penderita covid? Apakah pernah punya riwayat sakit di organ pencernaaan yang parah?

“Alhamdulillah setelah di cek suhu tubuh, suhu tinuh saya normal dan tekanan dara juga normal,”terangnya.

Ia berpesan kepada Masyarakat, untuk tidak takut apabilan nanti akan dilakukan vaksin. Karena vaksin sendiri halal, dan tidak berbahaya.

“Efek yang kita rasakan macam-macam, kalau saya efeknya ngerasa ngantuk,”ujarnya.

Selain itu Aan Jomodi yang juga Ketua Ikatan Wartawan Online Kabupaten Muratara, menceritakan awalnya dia merasakan gugup, saat dilakukan skrining oleh petugas keaehatan.

“Tapi setelah disuntik, ternyata tak ada rasa apapun,”ujarnya

Mengajak Masyarakat Muratara untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19, hal tersebut bertujuan untuk memutua penularan Covid-19.

“Semoga dengan divaksin ini, pandemi covid-19 hilang dimuka bumi ini, dan kehidupan bisa kembali normal lagi,”tutupnya.

Sementara yang bertugas di Puskesmas Rupit dr Nina Pajri, mengatakan tujuan dilakikan vaksinasi sendiri dilakukan untuk mencegah Covid-19. Vaksin itu sendiri dijelaskan ia, memasukan kuman Covid-19 yang telah dia makan agar menjadi imun tubuh didalam tubuh. Anti Body kekebalan tubuh kita terhadap virus Covid 19

“Jadi tujuannya itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan yang kedua untuk membuat kekebalan tubuh,”Jelas dr. Nina Pajri, Jumat (12/3/2021).

Penyuntikan vaksin sendiri dilakukan sebanyak dua kali, penyuntikan vaksin yang kedua akan dilakukan setelah 14 hari setelah suntikan pertama.”Penyutikan dua kali dengan interval dua minggu,”ujarnya.

Vaksinasi peserta akan mendapatkan sertifikat yang dikirim melalui sms ke nomor telepon yang didaftar. Kalau untuk sekarang terang ia, sertifikat itu, sebagai bukti bahwa sudah mendapatkan vaksin.

Bila sudah mendapatkan sertifikat vaksin, maka untuk perjalanan jauh menggunakan tranportasi udara dan darat tidak perlu lagi dilakukan swab ataupun rapid. “Tapi itu belum disahkan, karena untuk sekarang juga, walaupun sudah divaksin kita harus tetap jaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan,”ungkapnya

Imun tubuh baru terbentuk setelah dua sampai tiga minggu. Nanti vaksinasi ini, akan dilakukan juga untuk masyarajat. dr. Nina berpesan kepada Masyarakat jangan takut untuk dilakukan vaksin, sebab bila tubuh sudah di vaksin Insyallah semua akan aman dari virus Covid-19. (Mahmud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya